SELAMAT DATANG DI BLOGSPOT TPP KECAMATAN GEROKGAK.

Rabu, 24 Juni 2026

REMBUK STUNTING DESA SANGGALANGIT, KECAMATAN GEROKGAK,SEKALIGUS MUSDES RKPDesa 2027.

REMBUK STUNTING DI DESA SANGGALANGIT DIPARALELKAN DENGAN MUSDES PENYUSUNAN RKPDESA 2027

SANGGALANGIT,23062026; – Pemerintah Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, sukses menyelenggarakan dua agenda strategis sekaligus pada Selasa (23/6). Kegiatan yang dilaksanakan secara paralel tersebut adalah Rembuk Stunting dan Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun Anggaran 2027.

​Acara penting ini dihadiri oleh Perbekel Desa Sanggalangit, jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Perangkat Desa, perwakilan dari Kecamatan Gerokgak yang dihadiri oleh Staf Kasi Pembangunan, serta Pendamping Desa. Turut hadir pula unsur Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), Ketua RT, kader desa, dan Kader Pembangunan Manusia (KPM).

Sesi Sambutan dan Arahan Strategis

​Kegiatan diawali dengan penyampaian sambutan dari beberapa pihak terkait arah kebijakan desa:

  • Perbekel Sanggalangit (I Nyoman Sudika): Menyampaikan pentingnya sinergi antara perencanaan pembangunan infrastruktur desa dengan penguatan kualitas sumber daya manusia, salah satunya melalui penanganan stunting yang terintegrasi.
  • Staf Kasi Pembangunan Kecamatan Gerokgak: Mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang diparalelkan ini sebagai langkah efisiensi waktu dan sinkronisasi data perencanaan desa.
  • Pendamping Desa: Menekankan regulasi terbaru serta pentingnya memasukkan program prioritas nasional, termasuk penanganan stunting, ke dalam dokumen RKPDesa.

Rembuk Stunting: Evaluasi Capaian dan Diskusi Terarah

​Agenda pertama diisi dengan pemaparan Laporan Capaian Progres Konvergensi dan Scorecard Stunting untuk Triwulan I (TW1) dan Triwulan II (TW2) oleh KPM. Pemaparan ini berfungsi sebagai potret keberhasilan serta bahan evaluasi penanganan stunting di Desa Sanggalangit.

​Setelah pemaparan, acara dilanjutkan dengan Diskusi Terarah bersama para kader Posyandu. Sesi ini berjalan interaktif dan menghasilkan sejumlah usulan konkret yang nantinya akan dikawal untuk dimasukkan ke dalam rumusan RKPDesa Tahun 2027.

Musdes RKPDesa 2027: Pembentukan Tim dan Penyelarasan Dokumen

​Memasuki agenda kedua, ruang rapat beralih fokus pada Musdes Penyusunan RKPDesa 2027 dengan empat agenda utama:

  1. Pencermatan Dokumen: Melakukan pencermatan terhadap RPJMDesa tahun ke-8 (tahun 2027) serta mengevaluasi jalannya RKPDesa tahun berjalan (2026).
  2. Penyampaian Pokok Pikiran BPD: BPD menyampaikan pokok-pokok pikiran hasil serap aspirasi masyarakat sebagai langkah akselerasi pembangunan desa.
  3. Pembentukan Tim Verifikasi: BPD resmi membentuk dan menetapkan Tim Verifikasi yang beranggotakan 5 orang untuk menguji kelayakan usulan kegiatan.
  4. Pembentukan Tim Penyusun RKPDesa 2027: Perbekel membentuk Tim Penyusun RKPDesa 2027. Berdasarkan kesepakatan, posisi Ketua Tim dimandatkan kepada Sekretaris Desa (Sekdes), sementara susunan keanggotaan tim selanjutnya akan ditentukan oleh Ketua Tim terpilih.​Sebagai penutup seluruh rangkaian acara, Rembuk Stunting dan Musdes RKPDesa 2027 ini diakhiri dengan prosesi penandatanganan Berita Acara bersama oleh pihak BPD dan Perbekel Sanggalangit sebagai tanda sahnya kesepakatan forum.
          Sumber Red; Putu Wibawa Putrawan
          Pendamping Desa (BPSDM KEMENDESA)
          Kecamatan Gerokgak.

REMBUK STUNTING DESA PATAS KECAMATAN GEROKGAK,BULELENG,BALI.

DESA PATAS, KEC. GEROKGAK, MELAKSANAKAN REMBUK STUNTING DAN MUSDES EVALUASI KELEMBAGAAN BUMDESA ARTHA MANDIRI

GEROKGAK – Pemerintah Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, menggelar dua agenda penting sekaligus pada hari ini, Rabu (24/6). Dua kegiatan utama tersebut adalah Rembuk Stunting dan Musyawarah Desa (Musdes) Evaluasi Kelembagaan BUMDesa Artha Mandiri.

​Acara yang berlangsung khidmat ini dibuka secara resmi oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Patas, Bapak Nur Salim. Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Gerokgak, I Gede Arya Rimbawa Giri, Sekretaris Desa (Sekdes) Patas mewakili Perbekel, perwakilan dari Puskesmas Gerokgak I, serta Pendamping Desa.

​Selain itu, acara juga dihadiri oleh berbagai unsur lembaga desa dan tokoh masyarakat, mulai dari kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga jajaran Perangkat Desa Patas.

Poin-Poin Penting Sambutan

​Dalam sesi sambutan, beberapa pihak menyampaikan arahan strategis terkait pembangunan desa dan kesehatan masyarakat:

  • Sekdes Patas (I Putu Suradnya), mewakili Perbekel: Menekankan komitmen Pemerintah Desa Patas dalam mengawal program prioritas nasional di tingkat desa, baik dalam sektor kesehatan maupun penguatan ekonomi melalui BUMDes.
  • Camat Gerokgak (IGede Arya Rimbawa Giri): Memberikan apresiasi atas sinergi yang dibangun oleh Desa Patas dan mengingatkan pentingnya evaluasi berkala terhadap kinerja kelembagaan desa.
  • Perwakilan Puskesmas Gerokgak I & Pendamping Desa: Memaparkan materi teknis yang berfokus pada:
    • ​Percepatan Pencegahan Stunting secara konvergen.
    • ​Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan keluarga.
    • ​Pencegahan stunting sejak dini yang menyasar Remaja Putri (Rematri).
    • ​Pengawasan ketat pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
    • ​Pemenuhan 5 Layanan Dasar dan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Capaian Progres Konvergensi Stunting Meningkat

​Salah satu agenda krusial dalam Rembuk Stunting ini adalah pemaparan laporan oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Patas. Berdasarkan laporan data yang disajikan, Desa Patas menunjukkan tren positif dalam capaian progres konvergensi dan scorecard penanganan stunting:

Periode

Capaian Progres & Scorecard

Triwulan I (TW1)

84,44%

Triwulan II (TW2)

89,39%

Peningkatan angka ini menunjukkan bahwa intervensi program penanganan stunting di Desa Patas berjalan secara efektif dan tepat sasaran. 

Diskusi Terarah 

​Setelah pemaparan laporan, acara dilanjutkan dengan sesi Diskusi Terarah yang diikuti secara aktif oleh para kader Posyandu. Diskusi ini bertujuan untuk memetakan kendala di lapangan serta merumuskan strategi baru guna mempertahankan dan meningkatkan capaian konvergensi stunting di triwulan berikutnya.

Musdes Evaluasi Kelembagaan Bumdesa

​Di saat yang sama, agenda Musdes Evaluasi Kelembagaan BUMDesa Artha Mandiri juga berjalan dengan fokus membedah kinerja, pengelolaan aset, serta proyeksi unit usaha ke depan agar mampu memberikan kontribusi yang lebih optimal bagi pendapatan asli desa (PADes) dan kesejahteraan masyarakat Desa Patas, terutama pada pengelolaan Program Ketahanan Pangan yang Anggarannya bersumber dari Dana Desa APBDesa 2025 sejumlah minimal 20% dari Pagu Dana Desa yaitu sebesar kurang lebih Rp.276.000.000,-sebagai Penyertaan Modal dari Desa kepada Bumdesa Artha Mandiri.

Sumber Red : Putu Wibawa Putrawan

Pendamping Desa (BPSDM KEMENDESA) Kecamatan Gerokgak.


Sabtu, 20 Juni 2026

REMBUG STUNTING DESA TINGA-TINGA KECAMATAN GEROKGAK,KAB.BULELENG,BALI

DESA TINGA TINGA,KEC.GEROKGAK,BULELENG,  BALI, SEKALIGUS MENYELENGARAKAN 4 KEGIATAN PADA ( 19/6 ) yaitu REMBUK STUNTING,MUSDES RKPDesa 2027,MUSDES KERJASAMA ANTARA PEMDES DENGAN KEJARI BULELENG TENTANG BANTUAN HUKUM PERDATA DAN TATA USAHA NEGARA, TERAKHIR MUSDES PENYERAHAN ASET DARI DESA TENTANG TANAH DAN BANGUNAN TK NEGERI KEPADA DISDIKPORA KAB.BULELENG.

TINGA-TINGA 19062026, – Pemerintah Desa Tinga-Tinga,Kecamatan Gerokgak,Kab.Buleleng, Bali,bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mencetak langkah progresif dan efisien dengan menggelar empat kegiatan besar sekaligus dalam satu hari pada Jumat (19/6). Bertempat di aula pertemuan desa, rangkaian acara maraton ini mencakup evaluasi kesehatan, perencanaan pembangunan jangka panjang, penegakan hukum, hingga penataan aset pendidikan desa.

​Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Staf Kasi Pembangunan Kecamatan Gerokgak, Perbekel Tinga-Tinga beserta perangkat, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), serta Petugas Gizi dari Puskesmas Gerokgak I dan para Kader Desa.

​Sesi Sambutan dan Arahan

​Sebelum memasuki inti musyawarah, acara dibuka dengan serangkaian sambutan dari para pimpinan dan instansi terkait:

  1. Sambutan Perbekel (Kepala Desa) Tinga-Tinga I Komang Adi Wirawan: Menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak sehingga empat agenda krusial desa dapat dilaksanakan sekaligus. Beliau menekankan pentingnya komitmen bersama dalam pembangunan fisik, tertib hukum, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
  2. Sambutan Staf Pemerintahan Kecamatan Gerokgak: Mewakili Camat Gerokgak, pihak kecamatan mengapresiasi langkah taktis Pemdes Tinga-Tinga dalam efisiensi waktu kerja dan mengingatkan agar hasil Musdes ini tetap dikawal sesuai regulasi yang berlaku.
  3. Sambutan Petugas Gizi Puskesmas Gerokgak I: Memberikan pandangan teknis mengenai pentingnya konvergensi stunting. Petugas Gizi mengingatkan bahwa intervensi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) adalah kunci utama mencetak generasi desa yang sehat dan bebas stunting.
  4. Sambutan Pendamping Desa: Memaparkan garis besar tentang peranan kerjasama semua pihak untuk berkolaborasi dalam Percepatan Pencegahan Stunting di Desa dari 1000 HPK sampai kurang dari 5 tahun, serta menyampaikan regulasi mengenai penyusunan RKPDesa 2027 dan proses tata kelola aset desa agar seluruh tahapan administrasi berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan petunjuk teknis Kementerian Desa.

​Detail 4 Agenda Besar yang Ditetapkan:

​1. Rembuk Stunting: Kawal 1000 Hari Pertama Kehidupan

Dipimpin langsung oleh BPD, agenda ini berfokus pada pemaparan laporan dari Kader Pembangunan Manusia (KPM).

  • Capaian: Pemaparan progres konvergensi stunting Triwulan 1 (TW1) dan Triwulan 2 (TW2) hingga bulan Mei. Capaian Konvergensi TW1mecapai 55,65% dan TW2 Mencapai 66,42%.
  • Fokus Sasaran: Penilaian tingkat layanan bagi Ibu Hamil (Bumil), Klas Ibu Hamil,Bayi Bawah Dua Tahun (Baduta), dan Balita dalam program 1000 HPK.
  • Output: Melalui diskusi terarah bersama kader desa, hasil evaluasi dan usulan penanganan stunting ini resmi disepakati untuk dimasukkan ke dalam rumusan RKPDesa Tahun 2027.

​2. Musdes RKPDesa 2027: Tatap Pembangunan Tahun Ke-8

​Memasuki perencanaan desa, Musyawarah Desa (Musdes) RKPDesa 2027 fokus pada penyelarasan program kerja jangka menengah dan berjalan.

  • Pencermatan: Dilakukan pencermatan mendalam terhadap RPJMDesa 2027 (Tahun Ke-8) serta evaluasi RKPDesa Tahun Berjalan (2026).
  • Aspirasi BPD: BPD menyampaikan pokok-pokok pikiran dan aspirasi program kegiatan untuk tahun 2027 yang dipetik dari hasil penyelarasan RPJMDesa.
  • Tim Verifikasi: Dalam musyawarah ini, BPD juga resmi membentuk dan menetapkan 5 orang Tim Verifikasi untuk mengawal validitas program kerja ke depan.

​3. Kerja Sama Hukum dengan Kejari Buleleng: Wujudkan Clean Governance

​Demi memperkuat legalitas dan transparansi, Pemdes Tinga-Tinga menggelar Musdes Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng. Kerja sama ini berfokus pada Bantuan Hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (DATUN). Langkah preventif ini diambil sebagai komitmen nyata Pemdes dalam menjalankan roda pemerintahan desa yang bersih, akuntabel, serta bebas dari korupsi.

​4. Hibah Aset TK Negeri kepada Disdikpora Buleleng

​Agenda pamungkas ditutup dengan kesepakatan besar di bidang pendidikan. Pemerintahan Desa Tinga-Tinga secara bulat menyetujui dan sepakat untuk melepaskan serta menyerahkan aset desa berupa tanah dan bangunan TK/PAUD Negeri kepada Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng demi optimalisasi fasilitas dan status operasional sekolah.

Catatan Khusus : Keberhasilan Desa Tinga-Tinga, Kec.Gerokgak,Kab.Buleleng Bali,dalam menyelesaikan empat agenda besar dalam satu waktu ini menunjukkan sinergi yang luar biasa solid antara Pemerintah Desa, BPD, jajaran kecamatan, pendamping desa, serta instansi kesehatan demi kemajuan masyarakat.

Sumber Red :Putu Wibawa Putrawan

Pendamping Desa (BPSDM KEMENDESPDT) Kecamatan Gerokgak

Senin, 15 Juni 2026

REMBUK STUNTING DESA PEJARAKAN,GEROKGAK

Akselerasi Pembangunan Desa: Desa Pejarakan,Kecamatan Gerokgak,Kabupaten Buleleng, Gelar Rembuk Stunting dan Dua Musdes Strategis Sekaligus

PEJARAKAN,15062026, – Pemerintah Desa (Pemdes) Pejarakan,Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng,Bali, menggelar rangkaian kegiatan krusial dalam sehari demi memacu pembangunan fisik dan sumber daya manusia. Bertempat di GOR lpl Kantor Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, jajaran Pemdes melaksanakan Rembuk Stunting yang berjalan paralel dengan dua agenda besar lainnya: Musyawarah Desa (Musdes) Kerja Sama Pemdes dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng, serta Musdes Sosialisasi terkait Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) pada hari ini, Senin (15/6).

​Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari perangkat kecamatan, pendamping desa, kader posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), hingga tokoh masyarakat setempat.

Sinergi dan Komitmen dalam Sambutan

​Rangkaian acara diawali dengan sejumlah sambutan penting yang menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga:

  • Kasi Pembangunan Kecamatan Gerokgak Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi langkah progresif Pemdes Pejarakan yang berhasil menyatukan tiga agenda strategis sekaligus. Beliau menekankan bahwa penanganan stunting harus tetap menjadi prioritas utama yang dikawal bersama, sembari memastikan tata kelola pemerintahan desa tetap berjalan di koridor hukum yang benar melalui kerja sama dengan Kejari Buleleng.
  • Pendamping Desa Kecamatan Gerokgak Pendamping Desa memberikan penekanan dari sisi regulasi dan pemanfaatan Dana Desa. Ia mengingatkan pentingnya sinkronisasi program kerja desa dengan arah kebijakan nasional, terutama dalam hal penguatan kapasitas kader dan optimalisasi Para Kader Desa,Kader KPM dan lainnya dalam bersama sama melakukan Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Bersinergi dengan TPK (Tim Pendamping Keluarga),
  • Perbekel Pejarakan, Made Astawa Perbekel Pejarakan, Made Astawa, membuka secara resmi kegiatan ini dengan menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh elemen masyarakat. Beliau menegaskan komitmen Pemdes Pejarakan untuk transparan dan akuntabel. ​"Kerja sama dengan Kejari Buleleng ini adalah bukti komitmen kami untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih. Sementara melalui Rembuk Stunting dan sosialisasi LPHD, kami ingin memastikan bahwa pembangunan manusia dan pelestarian alam di Pejarakan berjalan beriringan," ujar Made Astawa.
  • ​"Kerja sama dengan Kejari Buleleng ini adalah bukti komitmen kami untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih. Sementara melalui Rembuk Stunting dan sosialisasi LPHD, kami ingin memastikan bahwa pembangunan manusia dan pelestarian alam di Pejarakan berjalan beriringan," ujar Made Astawa.

    Diskusi Terarah: Fokus pada Kesehatan Balita

    ​Memasuki inti acara Rembuk Stunting, suasana diskusi berjalan dinamis dan terarah. Para Kader Desa, Kader Posyandu, serta KPM secara aktif menyampaikan kondisi riil di lapangan serta tantangan yang dihadapi dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di Desa Pejarakan.

    ​Dari diskusi terarah tersebut, lahir sejumlah kesepakatan dan output konkret yang akan menjadi prioritas kerja Pemdes ke depan, di antaranya:

    1. Peningkatan Sarana Prasarana (Sapras) Posyandu: Mayoritas usulan mengarah pada pemenuhan dan peremajaan alat-alat penunjang kesehatan di setiap pos posyandu agar pelayanan lebih maksimal.
    2. Optimalisasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Memastikan program PMT untuk seluruh balita berjalan secara konsisten dengan mutu gizi yang baik.
    3. Intervensi Khusus Balita Bawah Garis Merah (BGM): Peningkatan intensitas dan kualitas PMT secara khusus ditargetkan bagi balita yang memiliki berat badan di bawah garis merah, serta balita yang masuk kategori kurang gizi atau gizi buruk agar segera mendapatkan penanganan intensif.

    ​Rangkaian kegiatan yang berjalan maraton ini ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama, yang menandai babak baru kesiapan Desa Pejarakan dalam memerangi stunting, menata hukum desa, dan menjaga kelestarian hutan desa.

    Sumber Red : Putu Wibawa Putrawan,S.Sos

    Pendamping Desa (BPSDM KEMENDESPDT) Kecamatan Gerokgak.

Jumat, 12 Juni 2026

PENYALURAN BLT DD BULAN JUNI DESA PENGULON,KECAMATAN GEROKGAK.

PENYALURAN BLT DD BULAN JUNI 2026 DESA PENGULON,KECAMATAN GEROKGAK.

BALI,PENGULON,12062026— Pemerintah Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, merealisasikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk bulan Juni 2026 pada hari ini, Jumat (12/6).

​Berbeda dari biasanya, proses penyaluran bantuan tunai kali ini dilakukan secara langsung dengan metode kunjungan ke rumah warga atau door-to-door. Langkah ini diambil karena seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berjumlah 12 orang tersebut masuk dalam kriteria khusus, yakni mengalami sakit kronis menahun, penyandang disabilitas, serta lansia yang KK tunggal.

​Penyaluran bantuan secara langsung dari rumah ke rumah ini bersama jajaran Perangkat Desa, guna memastikan bantuan sampai tepat sasaran tanpa membebani kondisi fisik para penerima.

​Pencairan Insentif Kader Posyandu

​Setelah merampungkan penyaluran BLT DD di pemukiman warga, kegiatan berlanjut di Kantor Desa Pengulon. Agenda kedua ini menyasar para kader kesehatan desa berupa pencairan insentif atau honorarium untuk para Kader Posyandu.

​Insentif diserahkan langsung oleh Perbekel Pengulon, Drs. I Nyoman Juliana. Adapun besaran honorarium yang diterima oleh masing-masing kader adalah sebesar Rp125.000 per bulan (sebelum dipotong pajak).

Pesan Perbekel Pengulon:

Dalam arahannya, Drs. I Nyoman Juliana menyampaikan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk apresiasi dan perhatian nyata dari Pemerintah Desa atas dedikasi serta kerja keras para kader Posyandu dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya balita dan lansia di Desa Pengulon.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, sekaligus menegaskan komitmen Desa Pengulon dalam memberikan pelayanan sosial yang inklusif serta perhatian terhadap kesejahteraan para kadernya.

Sumber Red:Putu Wibawa Putrawan,S.Sos

Pendamping Desa(BPSDM KEMENDESPDT) Kecamatan Gerokgak.

Kamis, 11 Juni 2026

MUSDES RKPDesa 2027 dan MUSDES KERJASAMA PEMDESA PEMUTERAN DENGAN KEJARI BULELENG.

PELAKSANAAN MUSDES PENYUSUNAN RKPDesa 2027 DESA PEMUTERAN PARAREL DENGAN MUSDES PEMBAHASAN KERJASAMA ANTARA PEMDES DENGAN KEJARI BULELENG

PEMUTERAN,11062026– Pemerintah Desa Pemuteran menggelar dua agenda besar sekaligus dalam satu rangkaian acara. Hari ini, Kamis (11/6), dilaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun 2027 yang berjalan secara paralel dengan Musdes Pembahasan Kerja Sama antara Pemerintah Desa (Pemdes) Pemuteran dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng.

​Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali ini diselenggarakan dan dibuka secara resmi oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pemuteran.

​Turut hadir dalam acara tersebut Perbekel Pemuteran, NYOMAN ARNAWA, beserta Perangkat Desa, Kasi Pembangunan Kecamatan Gerokgak, Pendamping Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh-tokoh Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) lainnya.

​1. Musdes Penyusunan RKPDesa Tahun 2027

​Agenda pertama berfokus pada perencanaan pembangunan desa untuk tahun anggaran 2027. Dalam sesi ini, Sekretaris Desa Pemuteran memaparkan hasil pencermatan RPJMDesa 2027 serta evaluasi RKPDesa tahun berjalan sebagai acuan arah kebijakan ke depan.

​Untuk mengawal proses perencanaan ini agar berjalan optimal, Musdes berhasil menyepakati pembentukan dua tim kerja, yaitu:

  • Tim Penyusun RKPDesa 2027 (Tim 12): Bertugas menyusun rancangan RKPDesa.
  • Tim Verifikasi (5 Orang): Bertugas memeriksa dan memverifikasi kelayakan usulan kegiatan.

​Acara juga diisi dengan penyampaian sambutan-sambutan strategis dari Perbekel Pemuteran, Pendamping Desa, dan perwakilan dari pihak Kecamatan Gerokgak yang memberikan arahan terkait prioritas pembangunan desa.

​2. Musdes Kerja Sama Pemdes dengan Kejari Buleleng

​Sejalan dengan perencanaan pembangunan, Pemdes Pemuteran juga mengambil langkah preventif dalam penegakan hukum dan tata kelola pemerintahan. Agenda kedua membahas draf kerja sama (MoU) antara Pemdes Pemuteran dengan Kejaksaan Negeri Buleleng.

​Fokus utama dari kerja sama ini adalah mewujudkan kelengkapan administrasi pemerintahan desa yang baik, transparan, dan akuntabel, guna mengantisipasi serta mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di tingkat desa.

Catatan Penting : Melalui pelaksanaan dua Musdes yang berjalan paralel ini, Pemdes Pemuteran berkomitmen tidak hanya mengejar target pembangunan fisik dan pemberdayaan melalui RKPDesa 2027, namun juga memastikan seluruh proses administrasinya bersih dan taat hukum.

Sumber Red: Putu Wibawa Putrawan

Pendamping Desa (BPSDM KEMENDEPDT) Kec.Gerokgak.

Rabu, 10 Juni 2026

MUSDES RKPDesa Desa Sumberkima,Kec.Gerokgak, dilaksanakan (10/6)

MUSYAWARAH DESA SOSIALISASI PENYUSUNAN RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA (RKPDesa) 2027 Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali

BALI, SUMBERKIMA,10062026– Pemerintah Desa Sumberkima bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sukses menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Sosialisasi Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan yang berlangsung pada hari ini, Rabu (10/6), bertempat di Kantor Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.

​Musdes ini diselenggarakan secara resmi oleh BPD Desa Sumberkima dan dibuka langsung oleh Ketua BPD. Acara ini merupakan langkah awal yang krusial dalam menentukan arah pembangunan desa yang partisipatif, transparan, dan akuntabel untuk periode tahun anggaran mendatang.

Tiga Agenda Utama Musdes

​Dalam musyawarah kali ini, terdapat 3 (tiga) agenda pokok yang dibahas dan disepakati bersama oleh seluruh peserta rapat, antara lain:

  1. Pencermatan RPJMDesa & RKPDesa tahun Berjalan. Melakukan pencermatan ulang terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa) untuk program kerja tahun 2027 (yang memasuki tahun ke-8). Selain itu, dilakukan juga evaluasi terhadap RKPDesa tahun berjalan guna mengidentifikasi program-program kerja yang belum sempat terlaksana oleh Pemerintah Desa (Pemdes) agar bisa menjadi prioritas selanjutnya.
  2. Pembentukan Tim Penyusun RKPDesa 2027 Pembentukan tim ini dipilih dan ditetapkan langsung oleh Perbekel (Kepala Desa) Sumberkima, I NENGAH WIRTA, Berdasarkan hasil kesepakatan, posisi Ketua Tim Penyusun RKPDesa 2027 dijabat oleh Sekretaris Desa (Sekdes),KETUT WIDRA,
  3. Pembentukan Tim Verifikasi BPD secara resmi membentuk Tim Verifikasi yang beranggotakan 5 (lima) orang. Tim ini bertugas untuk menyaring dan memverifikasi usulan rancangan kegiatan, di mana posisi Ketua Tim Verifikasi dimandatkan kepada Ketua LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat).MADE SUJANA.

Daftar Kehadiran Tokoh dan Kelembagaan

​Musyawarah Desa ini dihadiri oleh berbagai unsur penting yang bersinergi demi kemajuan Desa Sumberkima. Hadir dalam kegiatan ini:

  • Perbekel Desa Sumberkima beserta Sekretaris Desa
  • Perangkat Desa Sumberkima
  • Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan jajaran Lembaga Desa lainnya
  • ​Perwakilan dari Kecamatan Gerokgak ( Kasi Pembangunan )
  • Pendamping Desa

Poin-Poin Sambutan

​Acara dilanjutkan dengan sesi penyampaian pandangan dan arahan dari beberapa otoritas terkait:

Sambutan Perbekel: Menekankan pentingnya sinergitas antara tim penyusun dan masyarakat agar program yang dirancang benar-benar menyentuh kebutuhan rill warga Sumberkima, serta pentingnya menyelesaikan program-program yang tertunda di tahun berjalan.

Sambutan Pendamping Desa: Memberikan edukasi regulasi terkait teknis penyusunan RKPDesa agar tetap selaras dengan program prioritas nasional, mulai dari pemanfaatan potensi desa hingga ketahanan pangan.

Sambutan Pihak Kecamatan (Kasi Pembangunan): Mengapresiasi langkah cepat Desa Sumberkima dalam memulai tahapan perencanaan 2027 dan berharap dokumen RKPDesa dapat rampung tepat waktu sesuai dengan linimasa yang ditetapkan oleh kabupaten.

​Kegiatan Musdes Sosialisasi Penyusunan RKPDesa 2027 ini berjalan dengan lancar, tertib, dan menghasilkan mufakat yang bulat demi kesejahteraan masyarakat Desa Sumberkima ke depan dan diakhiri dengan penanda tanganan Berita Acara antara BPD dan Perbekel serta perwakilan masyarakat.

Sumber Red :Putu Wibawa Putrawan,S.Sos

Pendamping Desa (BPSDM KEMENDESPDT) Kecamatan Gerokgak.

Selasa, 09 Juni 2026

REMBUK STUNTING DESA BANYUPOH PARAREL DENGAN MUSDES VERIVALI DTSEN 2026

REMBUK STUNTING DESA BANYUPOH, KEC.GEROKGAK PARAREL DENGAN MUSDES VERIVALI DATA DTESEN 

BANYUPOH,09062026 – Pemerintah Desa Banyupoh,Kec.Gerokgak,Kabupaten Buleleng, Bali,menggelar agenda krusial dalam mempercepat kesejahteraan sosial dan kesehatan masyarakat pada Selasa (9/6). Bertempat di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, dilaksanakan kegiatan Rembuk Stunting yang berjalan paralel dengan Musyawarah Desa (Musdes) Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS/DTSEN) Tahun 2026.

​Acara yang diinisiasi dan dibuka secara resmi oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Banyupoh ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari Kasi Pembangunan Kecamatan Gerokgak, Perbekel (Kepala Desa) Banyupoh, Pendamping Desa, hingga perwakilan Puskesmas Gerokgak II. Turut hadir pula Perangkat Desa, LKD, TP-PKK, para Kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), serta Bidan Desa.

​Edukasi 5 Layanan Dasar dan 6 Layanan SPM

​Sebelum memasuki sesi diskusi inti, acara diawali dengan sambutan dari Perbekel Banyupoh I PUTU SUKERATA, dan Pendamping Desa Putu Wibawa Putrawan,S.Sos. Kedua tokoh ini memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya pencegahan stunting secara komprehensif.

​Dalam sambutannya, Perbekel Banyupoh menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan keluarga.

​Sementara itu, Pendamping Desa memaparkan materi teknis terkait penguatan 5 Layanan Dasar (Kesehatan Ibu dan Anak, Konseling Gizi Terpadu, Air Bersih dan Sanitasi, Perlindungan Sosial, serta PAUD) serta optimalisasi 6 Layanan Standar Pelayanan Minimal (SPM) guna memastikan intervensi pencegahan stunting berjalan tepat sasaran di Desa Banyupoh.

Diskusi Terarah: Sapras Posyandu Jadi Prioritas RKPDesa 2027

​Agenda inti rembuk stunting diawali dengan pelaporan capaian Konvergensi Triwulan 1 (TW1) serta TW2 untuk bulan April dan Mei. Setelah pemaparan rapor capaian, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi terarah (FGD) yang diikuti oleh para kader dengan didampingi langsung oleh perangkat desa dan Bidan Desa.

​Dari hasil diskusi tersebut, disepakati bahwa usulan skala prioritas utama desa akan dititikberatkan pada:

  • Dukungan Sarana dan Prasarana (Sapras) Pelayanan Posyandu yang saat ini dinilai masih belum lengkap.
  • ​Komitmen bersama untuk mengawal usulan sapras ini agar masuk ke dalam dokumen perencanaan Musdes penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun 2027.

​Pararel Musdes Verivali DTSEN dan Penandatanganan BA

​Usai merampungkan rembuk stunting, agenda langsung berlanjut pada Musdes Verifikasi dan Validasi Data DTSEN (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial/Sistem Edukasi Nasional). Sesi ini fokus pada penyepakatan pembaharuan data dan penyesuaian usulan Desil masyarakat yang dinilai benar-benar layak menerima bantuan, agar program kemiskinan dan stunting dapat terintegrasi dengan akurat.

​Seluruh rangkaian acara yang berjalan produktif ini akhirnya ditutup dengan prosesi penandatanganan Berita Acara (BA) hasil Rembuk Stunting antara Ketua BPD dan Perbekel Banyupoh, kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi membangun desa dan stop stunting.

Sumber Red: Putu Wibawa Putrawan,S.Sos

Pendamping Desa ( BPSDM KEMENDESPDT) Kecamatan Gerokgak.

PERINGATAN BULAN BUNG KARNO DI DESA GEROKGAK DIKOLABORASIKAN DENGAN AKSI BERSIH SAMPAH DAN BAKTI SOSIAL.

DESA GEROKGAK,KEC.GEROKGAK,BULELENG, MELAKSANAKAN BULAN BUNG KARNO DI HARI KE 6 DENGAN AKSI BERSIH SAMPAH LINDUNGI LINGKUNGAN.

GEROKGAK,09062026 – Pemerintah Desa Gerokgak menggelar peringatan Bulan Bung Karno ke-8 tahun 2026 yang memasuki hari ke-6 pada Selasa (9/6). Bertempat di kawasan Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, acara ini berlangsung dengan sederhana namun sarat akan makna khidmat tanpa seremonial yang berlebihan.

​Alih-alih pesta pora, peringatan hari lahir sang Proklamator ini dikolaborasikan secara apik dengan berbagai aksi sosial dan kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat setempat.

​Sinergi Aksi Bersih Lingkungan dan Kepedulian Sosial

​Rangkaian kegiatan diawali sejak pagi hari dengan aksi gotong royong pembersihan sampah. Warga bersama perangkat desa menyisir area seputaran Desa Gerokgak dan Pasar Desa guna menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan—sebuah implementasi nyata dari ajaran Bung Karno tentang gotong royong.

​Tidak hanya fokus pada lingkungan, momen ini juga dirangkaikan dengan penyaluran berbagai bantuan sosial untuk meringankan beban ekonomi warga, antara lain:

  • Penyaluran BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa): Penyerahan bantuan tahap bulan ke-VI (Juni) yang dialokasikan kepada 14 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
  • Bantuan Sembako BUMDesma: Pembagian 100 paket sembako dari BUMDesma LKD Nitya Artha yang menyasar 100 Kepala Keluarga (KK) Kurang Mampu
  • Bantuan CSR Swasta: Penyerahan 30 paket sembako yang disalurkan oleh PT. Maha Surya Motor kepada 30 KK penerima manfaat.

​Kegiatan ini memperlihatkan antusiasme yang tinggi karena melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari warga umum, para lansia, hingga Anggota Rumah Tangga Miskin (ARTM).

​Sambutan Perbekel dan Camat Gerokgak

​Dalam sambutannya, Perbekel Desa Gerokgak,  I NYOMAN WIJAYA menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara ini. Ia menekankan bahwa esensi dari peringatan Bulan Bung Karno bukanlah kemegahan acara, melainkan bagaimana melestarikan semangat kepedulian, gotong royong, dan berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

​Senada dengan hal tersebut, Camat Gerokgak yang hadir langsung bersama jajaran stafnya turut memberikan arahan. Dalam sambutannya, Camat Gerokgak memuji langkah kolaboratif yang diambil oleh Pemerintah Desa Gerokgak. Menurutnya, mengawinkan nilai-nilai nasionalisme Bung Karno dengan aksi nyata seperti kebersihan lingkungan dan penyaluran bantuan sosial adalah wujud konkrit dari "Tri Sakti" Bung Karno dalam mencapai kemandirian dan kesejahteraan sosial di tingkat desa.

​Kehadiran Tokoh Masyarakat

​Selain dihadiri oleh Camat Gerokgak dan staf, kegiatan ini juga disaksikan dan dikawal langsung oleh:

  • ​Direktur BUMDesma LKD Nitya Artha Gerokgak
  • Pendamping Desa Kecamatan Gerokgak
  • ​Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gerokgak
  • ​Perbekel Gerokgak beserta perangkat desa
  • ​Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Adat Desa (LAD)
  • ​Tokoh masyarakat setempat

​Melalui peringatan yang menyentuh langsung aspek sosial dan lingkungan ini, Desa Gerokgak berhasil membuktikan bahwa menghormati jasa pahlawan dapat dilakukan melalui tindakan nyata yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat banyak.

Sumber Red: Putu Wibawa Putrawan,S.Sos

Pendamping Desa,(BPSDM KEMENDESPDT) Kecamatan Gerokgak.

Senin, 08 Juni 2026

PENYALURAN BLT DD TW2 DESA PENYABANGAN, KEC.GEROKGAK,KABUPATEN BULELENG,BALI.

Pemerintah Desa Penyabangan,Kec.Gerokgak,Salurkan BLT DD Triwulan II Tahun 2026 Kepada 15 KPM


PENYABANGAN 08062026 – Pemerintah Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, merealisasikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Triwulan II (TW2) untuk bulan April, Mei, dan Juni Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan transparan pada hari ini, Senin (8/6).

​Penyaluran bantuan dilakukan secara tunai kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan melalui musyawarah desa. Masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp300.000 per bulan. Dengan demikian, total akumulasi yang diterima oleh setiap KPM untuk tiga bulan sekaligus adalah sebesar Rp900.000. Secara keseluruhan, total anggaran Dana Desa yang digelontorkan oleh Pemerintah Desa Penyabangan pada penyaluran kali ini mencapai Rp13.500.000.

Sinergi dan Transparansi Penyaluran

​Kegiatan penyaluran ini dipimpin langsung oleh Perbekel (Kepala Desa) Penyabangan NYOMAN SUDIARTA,Untuk memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran, acara ini juga dihadiri oleh berbagai unsur terkait, di antaranya:

  • Staf Kasi Sosial dan Budaya (SosBud) Kecamatan Gerokgak
  • Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Penyabangan
  • Perangkat Desa Penyabangan
  • Pendamping Desa
  • Catatan Perbekel dalam sambutannya : Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat di Desa Penyabangan, serta dimanfaatkan dengan bijak untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

    Proses penyerahan bantuan berjalan dengan lancar, tertib, dan diakhiri dengan dokumentasi bersama seluruh KPM dan pihak-pihak terkait dalam penyerahan Dana BLT DD ke masing - masing KPM, dan ada beberapa KPM yang tidak hadir karena Sakit Kronis Menahun(Strok) dan Lansia Tunggal akan dibawakan ke rumah rumah oleh Perangkat Desa.

    Sumber Red : Putu Wibawa Putrawan,S.Sos

    Pendamping Desa (BPSDM KEMENDESPDT) Kecamatan Gerokgak.

Monitoring Kegiatan Posyandu Kelas Ibu Hamil dan Pendampngan BUMDes, Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak, Buleleng

Giat hari ini Senin,8-6-2026 Desa Pengukon monitoring kegiatan Posyandu Kelas Ibu Hamil yg merupakan bagian dari upaya desa dalam pencegahan Stunting di Desa. Kegiatan ini dipandu /narasumber dari tenaga Kesehatan Puskesmas Gerokgak I dengan materi penyuluhan dan pembinaan tentang Guzi, PHBS, Siaga Pra dan Pasca Melahirkan, KB pasca Melahirkan,dan IMD.Pada kegiatan ini juga di berikan PMT berupa Susu Ibu Hamil, telor, Buah, dan Snack Pendamping dan juga senam Ibu Hamil.Jumlah Bumil yang hadir sebanyak 6 orang dari 10 bumil orang tercatat.
Lanjut Mendampingi dan pembinaan BUMDes Jagat Ditha Pengulon (Pelaksana Operasional dan Penasehat ) tentang administrasi tata kelola keuangan yaitu pentingnya pemisahan administrasi keuangan masing-masing bidang usaha sehingga memudahkan bagi pengelola melakukan pengukuran tingkat kinerja masing-masing usaha ,pemantauan perkembagan usaha ketahan pangan yang dijalankan serta sharing diskusi terkait rencana kerja sama dengan pengelola SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi)
Sumber : Made Artawan
Posisi : Pendamping Lokal Desa

Jumat, 05 Juni 2026

REMBUK STUNTING DESA PEMUTERAN, KECAMATAN GEROKGAK,BULELENG,BALI

Rembuk Stunting: Langkah Penyelamatan Generasi Masa Depan untuk Lebih Sehat, Kuat, dan Cerdas

PEMUTERAN 05062026 – Pemerintah Desa Pemuteran,Kecamatan Gerokgak,Buleleng,Bali menunjukkan komitmen serius dalam memerangi masalah pemenuhan gizi buruk pada anak. Hari ini, Jumat (5/6), Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, resmi menggelar acara Rembuk Stunting. Kegiatan ini menjadi krusial sebagai langkah nyata menyelamatkan generasi masa depan agar tumbuh menjadi generasi yang lebih sehat, kuat, dan cerdas.

​Acara penting ini diinisiasi dan dibuka secara resmi oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pemuteran selaku pihak penyelenggara.

Kehadiran Lintas Sektor

​Rembuk Stunting ini dihadiri oleh berbagai elemen penting desa dan kecamatan, menunjukkan sinergi yang kuat dalam penanganan stunting. Turut hadir dalam acara tersebut:

  • I Nyoman Arnawa, Perbekel (Kepala Desa) Pemuteran.
  • Kasi Pembangunan Kecamatan Gerokgak (mewakili pihak Kecamatan).
  • Pendamping Desa Kecamatan Gerokgak dan Pendamping Lokal Desa (PLD).
  • Kader Kesehatan / Kader Desa serta jajaran Perangkat Desa Pemuteran.

Pemaparan Data eHDW dan Diskusi Terarah

​Agenda inti kegiatan diawali dengan pemaparan laporan capaian Konvergensi dan scorecard Triwulan 1 (TW1) oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM). Laporan ini berbasis data dari aplikasi Electronic Human Development Worker (eHDW), yang memberikan gambaran riil kondisi di lapangan.

​Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi terarah oleh para Kader Desa yang didampingi langsung oleh Perangkat Desa. Diskusi ini merujuk tajam pada target pemenuhan:

  1. 5 Layanan Dasar Pencegahan Stunting
  2. 6 Layanan Standar Pelayanan Minimal (SPM)
  3. ​"Rembuk Stunting ini bukan sekadar seremonial, melainkan pijakan data untuk merumuskan aksi nyata demi masa depan anak-anak kita di Desa Pemuteran."

    Hasil Rembuk: 6 Usulan untuk Posyandu ILP

    ​Melalui diskusi yang dinamis dan terarah, forum berhasil merumuskan 6 jenis usulan prioritas. Seluruh usulan tersebut pada hakikatnya berfokus pada pengadaan dan peningkatan Sarana Prasarana (Sapras) pendukung Posyandu.

    ​Nantinya, fasilitas ini akan mengintegrasikan pelayanan untuk semua siklus hidup, baik Posyandu Balita maupun Posyandu Lansia yang kini telah tergabung ke dalam sistem Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP).

    ​Dengan terlaksananya Rembuk Stunting ini, Desa Pemuteran berharap target zero stunting dapat segera terealisasi melalui pemanfaatan anggaran desa yang tepat sasaran pada sektor kesehatan masyarakat. Acara Rembuk Stunting diakhiri dengan Penandatanganan Berita Acara antara BPD dan Perbekel Serta Perwakilan dari Kader Desa/Kader Kesehatan dan lanjut dengan Sesi Foto Bersama.

    Sumber Red  : Putu Wibawa Putrawan,S.Sos

    Pendamping Desa (BPSDM KEMENDESAPDT) Kecamatan Gerokgak.

Kamis, 04 Juni 2026

REMBUK STUNTING DAN MUSDES PELAKSANAAN KERJASAMA DESA SUMBERKIMA DENGAN KEJARI BULELEN 4-6-2026.

Akselerasi Pembangunan Desa:Desa Sumberkima,   Kec.Gerokgak Gelar Rembuk Stunting dan Musdes Kerja Sama Hukum Bersama Kejari Buleleng

SUMBERKIMA,04062026, – Pemerintah Desa Sumberkima,Kec.Gerokgak,Buleleng,Bali menggelar dua agenda krusial secara maraton pada hari ini, Kamis (4/6). Bertempat di Aula Kantor Desa, rangkaian acara diawali dengan Rembuk Stunting sebagai upaya konvergensi pencegahan stunting, yang kemudian langsung dilanjutkan secara paralel dengan Musyawarah Desa (Musdes) terkait kerja sama hukum bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng.

Sinergi Lintas Sektor dalam Rembuk Stunting

​Acara Rembuk Stunting dibuka secara resmi oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sumberkima. Dalam sambutannya, Perbekel (Kepala Desa) Sumberkima, I Nengah Wirta, menegaskan komitmen pemerintah desa dalam menekan angka stunting demi mencetak generasi masa depan yang unggul dan sehat.

​Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari pihak Kecamatan Gerokgak, yakni Kasi Pembangunan beserta Pendamping Desa, perangkat desa, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat.

Agenda dan Hasil Rembuk Stunting

  • Pemaparan Capaian: Kader Pembangunan Manusia (KPM) memaparkan laporan capaian Konvergensi Stunting dan nilai scorecard Desa Sumberkima periode berjalan untuk TW1 (Jan-Maret) sebesar 85,44%.
  • Diskusi Terarah: Peserta rembuk melakukan diskusi mendalam mengenai pemecahan masalah dan perumusan usulan. Fokus diskusi tertuju pada optimalisasi 5 Layanan Dasar Pencegahan Stunting serta pemenuhan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).
  • Penandatanganan BA: Agenda utama ini diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara (BA) Rembuk Stunting sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun 2027.

Paralel Musdes: Perkuat Payung Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

​Usai merampungkan agenda stunting, Pemdes Sumberkima langsung melanjutkan kegiatan dengan Musdes terkait penguatan regulasi dan perlindungan hukum desa.

​Musdes kali ini secara khusus membahas rencana Kerja Sama antara Pemerintah Desa Sumberkima dengan Kejari Buleleng. Fokus kerja sama ini bergerak di bidang Bantuan Hukum Perdata dan Hukum Tata Usaha Negara (TUN).

​"Kerja sama dengan Kejari Buleleng ini diharapkan dapat memberikan pendampingan hukum yang prima bagi jalannya roda pemerintahan desa, meminimalisir risiko administrasi, serta memastikan seluruh kebijakan tata negara di tingkat desa berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku," ungkap Sekretaris Desa I Ketut Widra mewakili Perbekel Sumberkima di sela-sela rapat.

​Dengan terlaksananya dua agenda besar ini dalam satu hari, Desa Sumberkima menunjukkan langkah responsif—tidak hanya fokus pada pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lewat pengentasan stunting, tetapi juga sadar akan pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan sadar hukum. (Humas Desa Sumberkima) serta bebas dari Korupsi.

Sumber Red di tulis oleh :Putu Wibawa Putrawan,S.Sos

Pendamping Desa (BPSDM KEMENDESAPDT) Kecamatan Gerokgak

PENYALURAN BLT DD BULAN JULI 2026, DESA GEROKGAK DAN DESA SANGGALANGIT, KECAMATAN GEROKGAK,KAB.BULELENG,BALI.

Penyaluran BLT DD Bulan Juli 2026 Hari Ini (08/07) di Desa Gerokgak dan Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak ...