SELAMAT DATANG DI BLOGSPOT TPP KECAMATAN GEROKGAK.

Kamis, 28 Mei 2026

REMBUK STUNTING DESA PENGULON,KECAMATAN GEROKGAK,BULELENG,BALI

Usung Tema "Canting Surga", Desa Pengulon Sukses Gelar Rembuk Stunting Yang Ke-2 di Kec.Gerokgak Tahun 2026

PENGULON,29052026,– Dalam upaya berkelanjutan mempercepat penurunan angka stunting, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pengulon menyelenggarakan kegiatan Rembuk Stunting pada hari ini, Jumat (29/5/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.

​Rembuk Stunting kali ini mengusung tema yang sangat humanis dan strategis, yaitu "Canting Surga" (Cegah Stunting Berbasis Keluarga). Tema ini menegaskan bahwa fondasi utama dalam pencegahan gizi buruk dan tumbuh kembang anak dimulai dari lingkungan keluarga terkecil.

Sinergi Lintas Sektor dan Kehadiran Tokoh

​Acara ini menjadi wadah kolaborasi berskala besar yang dihadiri oleh berbagai unsur penting, baik dari tingkat kecamatan hingga para kader di akar rumput. Hadir dalam kegiatan tersebut:

  • Pemerintah Kecamatan Gerokgak: Dihadiri langsung oleh Kasi Pembangunan.
  • Pemerintah Desa: Perbekel Desa Pengulon beserta jajaran Perangkat Desa.
  • Lembaga Desa: Lembaga Adat Desa (LAD), Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), dan TP-PKK Desa Pengulon.
  • Tenaga Kesehatan: Petugas Gizi dari Puskesmas Gerokgak I.
  • Tim Khusus: Tim Pendamping Keluarga (TPK) serta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).
  • Pendamping Program: Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa (PLD).
  • Kader Desa: Seluruh barisan kader yang terdiri dari Kader Posyandu, Kader Lansia, Bina Keluarga Balita (BKB), dan Kader Pembangunan Manusia (KPM).

Fokus Output: Mengawal Usulan para Kader

​Sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, para Kader Desa menyampaikan sejumlah usulan krusial yang menjadi output utama dalam rembuk ini. Usulan-usulan tersebut nantinya akan dikawal agar dapat diakomodasi dalam perencanaan pembangunan desa, antara lain:

  1. Sarana dan Prasarana (Sapras): Peningkatan fasilitas dan alat penunjang di Posyandu.
  2. Sanitasi: Pengadaan dan perbaikan Sarana MCK (Mandi, Cuci, Kakus) yang layak bagi warga.
  3. Jaminan Sosial: Pendataan dan kepastian jaminan sosial bagi keluarga berisiko stunting.
  4. Nutrisi: Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang berkualitas bagi balita dan ibu hamil.
  5. ​"Pencegahan stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan, melainkan tanggung jawab kita bersama melalui pemenuhan sarana, komitmen kader, dan kesadaran berbasis keluarga," ungkap salah satu perwakilan dalam diskusi.

    Penandatanganan Berita Acara

    ​Kegiatan Rembuk Stunting ke-2 ini diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara (BA) Rembuk Stunting oleh para pemangku kebijakan dan perwakilan peserta sebagai bentuk komitmen legal dan moral bersama. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi dan kebersamaan mewujudkan Desa Pengulon bebas stunting. (Red)

    Penulis :Putu Wibawa Putrawan,S.Sos

    Pendamping Desa(BPSDM KEMENDESAPDT) Kecamatan Gerokgak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

REMBUK STUNTING DESA PENGULON,KECAMATAN GEROKGAK,BULELENG,BALI

Usung Tema "Canting Surga", Desa Pengulon Sukses Gelar Rembuk Stunting Yang Ke-2 di Kec.Gerokgak Tahun 2026 ...